Setting Domain di Server VPS

nama domain

Kalo kamu mengikuti tutorial ini dari awal, maka kamu sekarang telah memiliki server VPS yang siap di install WordPress. Tapi hal terakhir sebelum memindahkan blog wordpress milikmu ke VPS hosting adalah mengarahkan domain milikmu ke server VPS. Tutorial ini merupakan lanjutan dari beberapa seri tutorial menyiapkan VPS hosting untuk wordpress

  1. Menyiapkan VPS Hosting untuk WordPress
  2. Mengamankan Login VPS Hosting
  3. Setting Tambahan untuk Server VPS WordPress
  4. Install Nginx, Maria DB, dan PHP Melalui Webuzo di server VPS

Cara setting domain di server VPS hosting sebenarnya tidak jauh berbeda dengan dengan server share hosting biasa. Perbedaannya, kalo share hosting kita tidak perlu mengarahkan cPanel ke hosting karena secara otomatis akan mengarah ke domain kita atau redirect ke tempat lain. Tapi karena kita menggunakan webuzo sebagai panel hosting, kita perlu mengarahkan webuzo ke domain kita.

Tampilan interface dalam mengarahkan domain mungkin akan berbeda-beda di setiap penyedia jasa hosting. Tapi intinya tetap sama, yaitu mengarahkan domain ke nameserver hosting. Pada tutorial ini saya menggunakan jasa VPS hosting  Digital Ocean. Saya akan menggunakan link referral, dan kamu juga mendapatkan diskon $10 dollar jika mendaftar melalui saya. Cukup adil bukan 😉

Nameserver Domain Pada Digital Ocean

Hal yang paling pertama adalah, domain harus di arahkan kemana? Karena file blog kita berada di server VPS digital ocean, maka nameserver domain juga di arahkan ke Digital Ocean.

  1. Login ke account digital ocean milikmu dan masuklah ke menu DNS.

    Menu DNS
    Menu DNS di Digital Ocean
  2. Masukkan domain yang telah kamu miliki. Pada artikel ini, saya menggunakan domain yang saya beli di jagoanhosting.com
    • nama domain : isi dengan domain yang telah kamu beli. Dalam hal ini saya isi dengan domain yg saya beli di jagoanhosting.
    • IP address : isi dengan IP address server VPS yang diberikan digital ocean
    • nama droplet : pilihan berupa menu dropdown. Pilih sesuai dengan nama droplet milikmu

      setting dns
      Setting DNS pada Digital Ocean
  3. Setelah klik tombol create domain, kamu akan mendapatkan nameserver digital ocean.
    Nameserver pada Digital Ocean
    Nameserver pada Digital Ocean

    Karena kamu hanya ingin mengarahkan domain saja, langkah ini sudah cukup. Kecuali kamu ingin mengarahkan sub domain juga. Tapi hal itu diluar pembahasan artikel ini agar tidak terlalu membingungkan.

  4. Sekarang masuk ke member area tempat kamu membeli domain. Atur agar nameserver domainmu mengarah ke digital ocean. Jika kamu membeli domain di jagoanhosting.com, masuk ke Client Area » Menu My Domain » Manage Domain

    manage domain
    Manage Domain
  5. Pada bagian nameservers, masukkan nameserver yang diberikan oleh digitalocean.
    Setting Nameserver
    Setting Nameserver

    Masukkan nameserver berikut ini

    ns1.digitalocean.com
    ns2.digitalocean.com
    ns3.digitalocean.com

    Catatan : Biasanya nameserver yang diberikan digital ocean diakhiri tanda titik. Contohnya ns3.digitalocean.com. tanda titik itu tidak perlu di masukkan, cukup ns3.digitalocean.com (tanpa titik dibelakangnya)

  6. Sekarang masuk ke webuzo admin panel
     http://[nomor-ip-server]:2004
  7. Klik menu Setting > Nameserver dan isi nameserver sesuai dengan nameserver digital ocean.

    webuzo-domain-setting
    Setting domain di webuzo
  8. Saya review kembali, jadi yang harus di arahkan ke digital ocean adalah
    • domain : arahkan ke nameserver digital ocean
    • ip addres webuzo : arahkan ke IP address VPS yang diberikan oleh digital ocean
    • nameserver webuzo : arahkan ke nameserver digital ocean
      Gambarnya seperti dibawah ini

      mengarahkan-domain-dan-ip-address
      Klik gambar untuk memperbesar
  9. Nah, sekarang kamu tinggal menunggu domain dan IP address propagation. Dalam kasus saya, perubahan nameserver domain cukup cepat. Jam 2 malam saya setting, jam 6 pagi VPS saya sudah mengarah ke server VPS di digital ocean. Mungkin karena server dan registrar domain saya berada di asia tenggara. Entahlah 😀
  10. Jika propagation selesai kamu tinggal mengetik nama domain dan langsung akan mengarah ke web/ blog wordpress di server VPS. Untuk mengakses webuzo alamatnya di
    http://[nama-domainmu]:2004 atau http://[nama-domainmu]:2002
  11. Walaupun domain sudah aktif, kamu tetap bisa menggunakan IP address untuk mengakses webuzo
    http://[nomor-ip-address]:2004 atau http://[nomor-ip-address]:2002

Selamat mencoba 🙂

Setelah domainmu aktif dan mengarah ke VPS hosting, kamu bisa memindahkan wordpressmu dari shared hosting ke VPS hosting.

Protected by Copyscape

9 thoughts on “Setting Domain di Server VPS”

  1. tulisan masbro semua sangat bermanfaat dan menginspirasi sehingga saya sendiri sedang berencana untuk pindah ke DO dan menggunakan VPS..yang mau saya tanyakan apakah bisa kita lewati langkah setting domain dulu dikarenakan saya mau memindahkan hosting ke vps terlebih dahulu. Maksudnya, agar pengunjung tidak menyadari perubahan server hosting maka saya membeli VPS di DO kemudian saya pindah file dari server hosting dan mengecek apakah sudah oke semua barulah saya arahkan domain ke VPS. Ini bermaksud agar pengunjung web lama tidak mendapati error pasca perpindahan hosting. Pertanyaannya, bisakah hal ini dilakukan?

    Like

    1. sangat bisa. Nanti aksesnya lewat nomor IP yang diberikan Digital Ocean.Tapi saat memindahkan name server dari tempat lama ke tempat baru, tetap ada waktu resolve sekitar 12 jam. Ini pengalaman saya waktu memindahkan name server dari indonesia ke DO

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.